Sritex Tutup Permanen, Dirut Pastikan Gaji Karyawan Dipenuhi

Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk Iwan Kurniawan Lukminto menanggapi kondisi perusahaan yang tutup permanen pada Sabtu (1/2).
Ia mengaku merasakan duka dan kesedihan mendalam dengan harus melewati momentum perpisahan dengan ribuan karyawannya yang terkena PHK.
“Kondisi sekarang menjadi hari terakhir, kami sangat berduka sekali. Karena ini adalah momentum yang sangat ancient dimana 58 tahun kami sudah berkarya dan sangat sedih sekali karena kita harus berpisah semuanya," kata Iwan, Jumat (28/2).
Ia menyebut setelah ini memastikan hak-hak karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akan terpenuhi. Salah satu pembayaran.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kurator. Kekurangan gaji karyawan akan terselesaikan hari ini," katanya.
Disinggung soal pengajuan peninjauan kembali (PK) atas standing pailit Sritex, Wawan mengungkapkan pihaknya belum memasukkan dokumen PK itu ke Mahkamah Agung (MA).
"Ya kami gantung dulu, melihat situasi seperti ini," katanya.
Direktur Umum Sritex, Supartodi menyebut pembayaran gaji yang sempat diserukan oleh para karyawan akan dipenuhi. Terkait pembayaran gaji para karyawan diproses pada Jumat (28/2).
Supartodi meminta agar karyawan PHK tidak khawatir. Karena sudah ada penandatanganan pencairan gaji oleh pihak Sritex dan Kurator. “Kami minta karyawan bersabar untuk pencairan gaji segera diproses secara bertahap,” pungkasnya.