Tanggapan Pupuk Indonesia soal Nenek Ambil Pupuk Subsidi Sendiri padahal Sakit


Ilustrasi pupuk. Foto: Shutterstock
Ilustrasi pupuk. Foto: Shutterstock

PT Pupuk Indonesia (Persero) menanggapi berita berjudul Heboh Nenek di Jombang Harus Datang Sendiri Ambil Pupuk Subsidi Padahal Sakit yang tayang di kumparan pada tanggal 27 Februari 2025.

Vice President Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Cindy Sistyarani, menyatakan bahwa:

  1. Pupuk Indonesia bersama pemerintah berkomitmen memberikan akses yang lebih mudah dan mekanisme distribusi pupuk bersubsidi yang lebih sederhana bagi petani.

  2. Jika telah terdaftar dalam e-RDKK, petani hanya perlu membawa KTP untuk menebus pupuk bersubsidi dan dapat langsung membawa pupuk saat itu juga.

  3. Bagi petani yang tidak dapat menebus langsung, misalnya karena sakit, maka pengambilan pupuk bersubsidi dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan membawa surat kuasa, fotokopi Kartu Keluarga serta KTP asli petani terdaftar dan KTP asli anggota keluarga yang mewakilkan ataupun gabungan kelompok tani (gapoktan) sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah.

  4. Melalui langkah-langkah ini, Pupuk Indonesia berharap dapat memberikan manfaat yang optimum bagi petani, mendukung kesejahteraan mereka, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan berkelanjutan untuk Indonesia.

Menurut Cindy, merespons adanya kejadian dalam video tersebut, Dinas Pertanian Jombang juga telah melakukan mediasi dan klarifikasi pada Senin, (24/2/2025). Petani dalam video pun sudah mendapatkan pupuk subsidi tersebut.

Cindy pun membeberkan foto yang mendokumentasikan kegiatan mediasi antara Dinas Pertanian Jombang, pemilik kios dan pihak keluarga ibu yang ada dalam video:

Mediasi antara Dinas Pertanian Jombang, pemilik kios, dan pihak nenek. Foto: Dok. PT Pupuk Indonesia
Mediasi antara Dinas Pertanian Jombang, pemilik kios, dan pihak nenek. Foto: Dok. PT Pupuk Indonesia
Mediasi antara Dinas Pertanian Jombang, pemilik kios, dan pihak nenek. Foto: Dok. PT Pupuk Indonesia
Mediasi antara Dinas Pertanian Jombang, pemilik kios, dan pihak nenek. Foto: Dok. PT Pupuk Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *