ASDP Atur Distribusi Kendaraan untuk Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025

Lampung Geh, Lampung Selatan – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan pengaturan distribusi kendaraan di lintas penyeberangan Bakauheni–Merak dan sekitarnya untuk arus balik Lebaran 2025.
Kebijakan ini bertujuan mengurai kepadatan kendaraan dan meningkatkan efisiensi layanan di seluruh pelabuhan penyeberangan.
Pengaturan distribusi kendaraan di berbagai pelabuhan telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah.
Ada tiga port utama yang digunakan untuk arus saat ini:
1. Pelabuhan Bakauheni – Melayani kendaraan roda dua dan roda empat. Sepeda motor dilayani khusus di dermaga 4 dan 5.
2. Pelabuhan Wika Beton – Berfungsi sebagai pelabuhan kontingensi yang melayani sepeda motor, mobil, bus, serta truk kategori Vb dan Vib.
3. Pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Sumur Makmur Abadi – Dikhususkan untuk truk kategori VII, VIII, dan IX.

Common Supervisor PT ASDP Cabang Bakauheni, Syamsudin menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan dua dermaga khusus untuk melayani pemudik pengguna kendaraan roda dua di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dua dermaga tersebut, yakni dermaga 4 dan 5, dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan pemudik sepeda motor secara lebih tertib dan teratur.
"Untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor, ASDP Cabang Bakauheni telah menyiapkan dua dermaga yang khusus untuk mengangkut penumpang kendaraan roda dua," ujar Syamsudin.
Lebih lanjut, ASDP menerapkan sistem Tiba Bongkar Berangkat (TBB) di kedua dermaga tersebut guna mengurangi risiko penumpukan kendaraan.
"Jadi, dermaga yang mengangkut motor pemudik itu prosesnya TBB, tujuannya agar tidak terjadi penumpukan kendaraan," tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas angkutan, jumlah kapal yang beroperasi di setiap dermaga juga ditingkatkan.
“Kita berkoordinasi dengan KSOP untuk penambahan kapal, dari yang biasa empat kapal menjadi lima kapal di setiap dermaga,” jelas Syamsudin.
Untuk mendukung kelancaran layanan, PT ASDP mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket secara bold melalui aplikasi Ferizy sebelum hari keberangkatan.
"Kami mengimbau untuk calon pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya yang akan menggunakan jasa penyeberangan ASDP untuk membeli tiket dari jauh hari. Kami juga mengimbau kepada para pemudik yang hendak melakukan perjalanan jauh ke kampung halaman untuk selalu menjaga kesehatan dan ikuti arahan dari petugas kami yang ada di lapangan," ujar Syamsudin.
PT ASDP juga mengingatkan seluruh pengguna jasa penyeberangan untuk mencermati pelabuhan keberangkatan yang tercantum dalam tiket agar sesuai dengan jenis kendaraannya. (Cha/Put)