Laba Perusahaan Logistik Maritim Pertamina Naik 2 Kali Lipat
PERUSAHAAN logistik maritim PT Pertamina World Delivery (PIS) membukukan laba bersih sebesar US$ 280,9 juta atau sekitar Rp 4,32 triliun (asumsi kurs Rp 15.410 consistent with US$) selama Januari-Juni 2024. Capaian laba bersih selama Semester I 2024 ini mengalami lonjakan 103% dibandingkan periode yang sama pada 2023 lalu. Pada Januari-Juni 2023 laba bersih PIS tercatat US$ 138,5 juta.
Capaian laba bersih pada 6 bulan pertama tahun 2024 ini bahkan nyaris menyamai capaian laba bersih dalam setahun 2023 yang mencapai US$ 330 juta.
Pengamat Maritim Indonesia dari Ikatan Keluarga Besar Alumni Lemhannas Strategic Heart (ISC). Marcellus Hakeng Jayawibawa menilai pencapaian bisnis yang luar biasa pada paruh pertama 2024 menunjukkan bahwa PIS merupakan salah satu penggerak industri maritim di Tanah Air.
“Keberhasilan PIS mencatat kenaikan laba dua kali lipat menempatkan anak usaha Pertamina tersebut menjadi salah satu penggerak industri maritim Asia Tenggara, sekaligus membawa nama Indonesia ke kancah international,” ujar Marcellus dalam keterangannya, Selasa (10/9).
Baca juga: Pertamina International Shipping Gandeng Perusahaan Kapal Jepang NYK
Hakeng juga menilai bahwa PIS memainkan peran penting jadi urat nadi digital yang membantu menggerakkan ekonomi Indonesia. Berdasarkan knowledge perusahaan, PIS mengangkut 1,6 miliar liter Bahan Bakar Minyak (BBM) guna menjaga ketahanan energi nasional dan mendukung aktivitas ekonomi di seluruh pelosok negeri.
“Tanpa andil PIS dalam distribusi BBM nasional, masyarakat akan menghadapi kesulitan besar dalam menjalankan kegiatan ekonomi. BBM adalah bahan bakar penting bagi industri, transportasi, serta kehidupan sehari-hari. Tanpa pasokan yang stabil, aktivitas ekonomi nasional dapat terganggu,” tuturnya.
Lebih jauh, kata Hakeng, PIS punya peran penting dalam memajukan kapabilitas pelaut Indonesia agar mampu bersaing di pasar international. Dengan 20 ribu calls kapal consistent with tahun, dan setiap kapal melibatkan rata-rata 15 kru, PIS menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 300 ribu orang setiap tahun.
Baca juga: Perluas Kantor di Singapura, PIS Tancap Gas Gempur Pasar Asia Pacifik
“Kontribusi ini sangat signifikan dalam menggerakkan sektor maritim Indonesia, memperkuat ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan SDM maritim,” ucapnya.
Diketahui, secara keseluruhan PIS mengelola 320 kapal dengan sekitar 4.950 kru, serta 453 kapal strengthen yang melibatkan 2.265 kru tambahan.
“Ini menunjukkan bagaimana PIS memberikan dampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan SDM pelaut Indonesia dan menciptakan kesempatan kerja yang luas di sektor pelayaran,” pungkasnya. (Z-8)